Artikel: Brazilian Judo?

Terus terang artikel ini idenya sama sekali tidak orisinil. Sudah banyak tulisan tersebar di buku maupun internet soal sejarah ataupun perbandingan antara Judo dan BJJ.
Tapi saya pikir nggak ada salahnya mengulas sedikit soal ini sekali lagi, lagipula sekarang Brazilian Jiu Jitsu baru mulai merambah Indonesia.
Semua Berawal dari Kano
Jigoro Kano adalah seorang jenius senibeladiri. Ia mendapatkan sertifikat sebagai instruktur dari Tenjin Shinyo Ryu Jujutsu (kalau saya nggak salah, Prof. Kano instruktur jujutsu aliran Kito-Ryu juga). Dalam prosesnya sebagai pelatih jujutsu, Prof. Kano melakukan evaluasi dan menemukan bahwa metode pengajaran jujutsu klasik tidak efektif karena semata-mata hanya melatih dengan latihan Kata.
Prof. Kano kemudian menciptakan Judo (awalnya masih sering dikenal sebagai Kano Jujutsu), dengan metode latihan hasil dari pemikirannya. "Ju" pada Judo merupakan kata yg sama dengan "Ju" pada Jujutsu, berarti "lembut". (Jiu-Jitsu merupakan kesalahan tulis yg telah menjadi baku pada saat ini).Kano membuang beberapa teknik yg tidak bisa dilatih secara aman, dan kemudian menciptakan metode yg mengutamakan Randori (sparring).
Judo mendapatkan nama harumnya sejak pertarungan legendaris Judo Vs Jujutsu yang diselenggarakan oleh Tokyo Metropolitan Police tahun 1886. Judo yang menurunkan 15 petarung terbaiknya nyaris menyapu habis (hanya 2 kalah) kemenangan terhadap jujutsu yg pada saat itu didominasi oleh aliran YoshinRyu. Gawang Kodokan Judo pada saat itu dijaga ketat oleh 4 Dewa: Tomita Tsunejiro, Yokoyama Sakujiro, Yamashita Yoshikazu, dan Saigo Shiro (Kisah tentang 4 dewa Judo ini akan saya tuliskan kalau ada waktu).
Kemenangan Judo tak bertahan lama, beberapa waktu kemudian terjadi pertarungan antara Judo Vs Fusen Ryu Jujutsu. Judo kalah telak, karena semua petarung Fusen Ryu adalah ahli ground fighting. Prof. Kano kemudian meminta Mataemon Tanabe, seorang guru Fusen Ryu yg menantangnya, untuk mengajarkan newaza (ground fighting) di Kodokan Judo. Hingga kini teknik2 hasil turunan dari Tanabe bisa dilihat pada perguruan Kosen Judo yg fokus kepada newaza.
Pada saat inilah Maeda, guru dari keluarga Gracie, belajar pada Prof. Kano. Maeda termasuk murid andalan Prof. Kano sehingga ia diminta untuk menemani Tomita Tsunejiro untuk melakukan promosi Judo ke Amerika Serikat. Suatu kejadian membuat Maeda kecewa, di Amerika, di Akademi West Point tepatnya, Tomita dan Maeda dihadapkan pada seorang pegulat. Sebagai junior, Maeda maju terlebih dahulu dan berhasil mengunci tangan sang pegulat. Si pegulat menyerah. Namun penonton tidak mengerti apa yg terjadi dan kemudian meminta Tomita, yg dianggap lebih jago, untuk turun ke gelanggang. Tomita pada saat itu sudah bukan lagi petarung yg hebat sehingga tidak berkutik ketika didominasi (pinned) oleh sang pegulat dan terpaksa menyerah. Tomita dan Maeda pulang dengan rasa malu.
Maeda lalu ngacir dan menjalani jalannya sendiri. Ia melanglang buana. Pertarungan- demi pertarungan ia lalui, hingga ia dijuluki conde Koma (count combat). Konon dari ratusan pertarungannya ia hanya pernah dikalahkan 2 kali yaitu dalam kejuaraan dunia "catch as catch can" di London. Akhirnya ia "terdampar" di Brazil dan menurunkan ilmunya kepada keluarga Gracie.
Brazilian Judo?
Dari kisah di atas bisa dilihat bahwa memang ada kedekatan yg luar biasa antara Judo dan BJJ. Karena Maeda adalah murid dari Jigoro Kano, bisa dibilang bahwa keluarga Gracie adalah cucu murid dari Prof. Kano.
Namun demikian ada juga bantahannya. Maeda yg menjalani jalannya sendiri dengan melakukan pertarungan2 bebas sebetulnya telah keluar dari Kodokan Judo. Konon ia juga telah memasukan berbagai teknik2 berbahaya yg sebelumnya dibuang Prof. Kano kedalam ilmu jujutsu-nya (Maeda memilih menamakan kembali ilmunya jujutsu daripada judo). Belum lagi ada banyak kontribusi keluarga Gracie dalam perkembangan BJJ yg mengakibatkan BJJ semakin bisa dibedakan dari Judo.
Satu hal yg pasti ialah fakta bahwa kini BJJ dan Judo telah berkembang sebagai seni yg berbeda. Mereka merupakan senibeladiri yg serupa tapi tak sama. Judo dan BJJ bagaikan dua saudara yang lama tak berjumpa. Satu-satunya keluarga dekat BJJ adalah Kosen Judo yg teknik-teknik dan orientasi bertarungnya luar biasa mirip satu sama lain.
semoga ada manfaatnya


















