Artikel: Permohonan Maaf Buat Seniman Beladiri Gulat, Tinju, dan Anggar


Kepada Yth
Seniman Beladiri Gulat, Tinju, dan Anggar
di seluruh dunia
Hal: Permohonan Maaf
Dengan Hormat,
Dengan artikel ini, kami selaku peminat dan pelaku seni beladiri hendak mengajukan permohonan maaf kepada Bapak / Ibu sekalian selaku seniman beladiri gulat, tinju, dan anggar karena selama ini telah menganggap seni gulat, tinju, dan anggar BUKAN sebagai bagian dari seni beladiri.
Adapun alasan kami pada waktu itu (yg kini telah kami sesali) antara lain adalah:
1. Bukan dari Asia
Kentalnya nuansa barat dalam seni gulat, tinju, dan anggar membuat kami pada waktu itu menganggap seni-seni tersebut bukanlah bagian dari seni bela diri. Dalam pandangan kami pada waktu itu ialah bahwa seni beladiri haruslah berasal dari belahan asia, dan kental nuansa budaya asia-nya.
2. Kostum
Jujur saja, sampai sekarang-pun masih banyak dari kami yang merasa kostum seni gulat, tinju, ataupun anggar tampak konyol. Sebelum ini, kami selalu beranggapan bahwa kostum seni beladiri haruslah terlihat "cool" utamanya dengan sabuk, kimono, ikat kepala, topeng ninja dll. Entah kenapa kami merasa kostum Kendo lebih layak jadi kostum senibeladiri daripada kostum anggar, walaupun sama-sama pakai helm pelindung
3. Ritual/Jurus
Sebelum ini kami tidak pernah menganggap bahwa lari, shadow boxing, weight lifting, bridge&roll drill, shrimp drill dll sebagai sebuah ritual/jurus yang ada hubungannya dengan seni bela diri. Pada waktu itu kami merasa bahwa yang namanya ritual/jurus dalam senibeladiri haruslah tampil indah, sistematik, dan sekali lagi...terlihat "cool..."
4. Jurus Pamungkas
Kami dulu sepenuhnya mengabaikan bahwa bantingan suflex, ataupun sebuah hook, bisa juga berakibat fatal. Waktu itu kami merasa bahwa kurang afdol rasanya rasanya kalau sebuah senibeladiri tidak punya urus pamungkas yang penuh mitos dan memiliki nama yg keren seperti Dim Mak, 1 inch punch, jurus kunyuk melempar buah dll
5. Mitos/Jurus Rahasia
Semua orang tahu dan bisa mempelajari teknik-teknik tinju, gulat, ataupun anggar. Pukulan yg ada dalam tinju tidak jauh-jauh dari jab-cross-hook-dan uppercut...paling-paling ada kombinasi ataupun modifikasi dari teknik-teknik tersebut. seni gulat, tinju, dan anggar terlalu transparan, terlalu jelas, tidak ada mitos yang mengelilinginya. Kami dulu selalu merasa bahw senibeladiri haruslah penuh mitos, harus ada guru-guru yang bisa terbang untuk bepergian, memukul bukit sampai hancur dll.
8. Olahraga yg dipertandingkan
Sebelum ini kami selalu merasa bahwa seni yang dipertandingkan pastilah tidak mematikan, pastilah tidak bisa dipakai dalam streetfight. Dulu kami lebih senang kalau yg namanya senibeladiri itu agar tidak terukur, sehingga kami terus menerus bisa berimajinasi.
Demikian permohonan maaf kami, kami kini sepenuhnya telah menyadari kesalahan alasan-alasan kami di atas, kami harap Bapak/Ibu sekalian berkenan untuk memaafkan.
Hormat Kami
atas nama seniman beladiri yang semoga terus tercerahkan
Redaksi JALAN PETARUNG













