JALANPETARUNG. blogspot.com, Train Hard! Train Smart!!!

Semoga bisa menjadi Jalan inspirasi dan pencerahan bagi seniman bela diri Indonesia. Di JALAN PETARUNG, berbagai topik mengenai bela diri akan terus dikaji secara ilmiah sehingga tidak sekedar menjadi mitos, kepercayaan, dogma, apalagi agama baru. JALAN PETARUNG mendorong pendekatan seniman bela diri yang berpikiran terbuka (open mind) sehingga selalu bersikap sebagai cangkir kosong (empty cup) yang bersedia mendengar dan terus belajar dari orang ataupun aliran lain. Mohon masukan dan saran melalui komentar di blog ini, shoutbox, ataupun via email jkdindonesia@yahoo.com


Thursday, February 23, 2006

Artikel: Permohonan Maaf Buat Seniman Beladiri Gulat, Tinju, dan Anggar



Kepada Yth
Seniman Beladiri Gulat, Tinju, dan Anggar
di seluruh dunia


Hal: Permohonan Maaf


Dengan Hormat,

Dengan artikel ini, kami selaku peminat dan pelaku seni beladiri hendak mengajukan permohonan maaf kepada Bapak / Ibu sekalian selaku seniman beladiri gulat, tinju, dan anggar karena selama ini telah menganggap seni gulat, tinju, dan anggar BUKAN sebagai bagian dari seni beladiri.

Adapun alasan kami pada waktu itu (yg kini telah kami sesali) antara lain adalah:

1. Bukan dari Asia
Kentalnya nuansa barat dalam seni gulat, tinju, dan anggar membuat kami pada waktu itu menganggap seni-seni tersebut bukanlah bagian dari seni bela diri. Dalam pandangan kami pada waktu itu ialah bahwa seni beladiri haruslah berasal dari belahan asia, dan kental nuansa budaya asia-nya.

2. Kostum
Jujur saja, sampai sekarang-pun masih banyak dari kami yang merasa kostum seni gulat, tinju, ataupun anggar tampak konyol. Sebelum ini, kami selalu beranggapan bahwa kostum seni beladiri haruslah terlihat "cool" utamanya dengan sabuk, kimono, ikat kepala, topeng ninja dll. Entah kenapa kami merasa kostum Kendo lebih layak jadi kostum senibeladiri daripada kostum anggar, walaupun sama-sama pakai helm pelindung

3. Ritual/Jurus
Sebelum ini kami tidak pernah menganggap bahwa lari, shadow boxing, weight lifting, bridge&roll drill, shrimp drill dll sebagai sebuah ritual/jurus yang ada hubungannya dengan seni bela diri. Pada waktu itu kami merasa bahwa yang namanya ritual/jurus dalam senibeladiri haruslah tampil indah, sistematik, dan sekali lagi...terlihat "cool..."

4. Jurus Pamungkas
Kami dulu sepenuhnya mengabaikan bahwa bantingan suflex, ataupun sebuah hook, bisa juga berakibat fatal. Waktu itu kami merasa bahwa kurang afdol rasanya rasanya kalau sebuah senibeladiri tidak punya urus pamungkas yang penuh mitos dan memiliki nama yg keren seperti Dim Mak, 1 inch punch, jurus kunyuk melempar buah dll

5. Mitos/Jurus Rahasia
Semua orang tahu dan bisa mempelajari teknik-teknik tinju, gulat, ataupun anggar. Pukulan yg ada dalam tinju tidak jauh-jauh dari jab-cross-hook-dan uppercut...paling-paling ada kombinasi ataupun modifikasi dari teknik-teknik tersebut. seni gulat, tinju, dan anggar terlalu transparan, terlalu jelas, tidak ada mitos yang mengelilinginya. Kami dulu selalu merasa bahw senibeladiri haruslah penuh mitos, harus ada guru-guru yang bisa terbang untuk bepergian, memukul bukit sampai hancur dll.

8. Olahraga yg dipertandingkan
Sebelum ini kami selalu merasa bahwa seni yang dipertandingkan pastilah tidak mematikan, pastilah tidak bisa dipakai dalam streetfight. Dulu kami lebih senang kalau yg namanya senibeladiri itu agar tidak terukur, sehingga kami terus menerus bisa berimajinasi.

Demikian permohonan maaf kami, kami kini sepenuhnya telah menyadari kesalahan alasan-alasan kami di atas, kami harap Bapak/Ibu sekalian berkenan untuk memaafkan.

Hormat Kami

atas nama seniman beladiri yang semoga terus tercerahkan

Redaksi JALAN PETARUNG

Tuesday, February 14, 2006

Jokes: How does a martial artist change a light bulb???


How does a martial artist change a light bulb???

The Karate people develop a sequence of movements that replicate the light bulb training technique. They practice it over and over without actually changing the bulb. the sequence gets more and more complicated the more you train.

The Tai Chi people say who needs to change it? We will just harness our chi energy and direct it into the lifeless bulb and it will work fine. What? it didn't work? Maybie we need to do more chi exercises.

The Brazilian Jiu Jitsu guys say why bother, 90% of all lightbulbs end up on the ground anyway!

The Filipino Kali guys say that it is far too dangerous to actually change light bulbs. Instead they make up sequences of moves that simulate light bulb changing and give them cool names.

The Kung-Fu people cannot decide how to change the light bulb. They conduct studies of animals, mythical creatures and drunkerds in order to find inspiration. After 20 generations of research they still cannot change the lightbulb.

The Aikido people refuse to use force in order to remove the lightbulb. They remain relaxed, waiting patiently for the lightbulb to present them with an opportunity to change it.

The Tae Kwon Do people cannot figure how to change the lightbulb. They copy the Karate People, but rename all the techniques in Korean.

The Jeet Kune Do people never actually get to changing the bulb becuase they split up into 2 camps. One camp says that only the decendants of Thomas Edison and those he trained can change lightbulbs. The other camp says anyone can change lightbulbs, but first you must study lightbulb changing techniques from many different cultures. After many years of study you will develop your own style of lightbulb changing. The way of no way.

The Ninja's spend hours sneeking up on the lightbulb only to find out that when they do eventually get there its allready been changed

the Capoeirista's stand on their hands and come within inches of the lightbulb without actually touching it

The Kendo guy admits that he cannot do it, but claims that if he could use a real sword instead of a wooden one, he could quickly re-train himself to do it .

The Judo guy quickly grabs the bulb and tears it out of its socket, but once he gets it to the floor he has forgotten what to do with it. He say that he used to know it though.

The traditional jujutsu guy admits not to be able to change the bulb, but adds that it is because modern lightbulbs has changed from the ones that was effective on the ancient battlefields.

*dikumpulkan dari berbagai sumber

Monday, February 06, 2006

Artikel: Crazy Monkey Boxing


Buat saya, boxing secara mudah terbagi 2:
1. Sport boxing/attribute boxing
2. Street boxing

Perbedaannya adalah:
Sport boxing mengedepankan attribute dalam tekniknya misalnya slip and parry, bob and weave dst, dimana untuk bisa melakukan teknik-teknik tsb memerlukan latihan dan conditioning khusus sebagai petinju. sport boxing memiliki kecenderungan berlama-lama berbaku pukul dan cenderung menghindari clinch, karena kalau terjadi clinch maka akan dipisahkan oleh wasit.

Sementara itu, Street boxing mengedepankan survival. Street boxing tidak berorientasi untuk berlama-lama berbaku pukul, pilihan dalam street boxing hanyalah untuk meng-KO lawan, kabur, atau mendapatkan clinch dan menyelesaikannya dari situ.

Rodney King (Steet Tough World Alliance) telah merumuskan suatu konsep boxing yang sangat baik bagi street boxing, ia namakan konsepnya sebagai Crazy Monkey (CM) Boxing.

Beberapa hal yang perlu diketahui untuk mempraktekkan CM ini adalah:

1. Body Structure
a. posisi badan hunchback, masukan perut ke dalam, bungkukkan badan seperti hunchback (si bongkok), b. taruh kepalan tangan di samping alis mata kiri dan kanan, siap untuk melakukan crazy monkey defense (lihat gambar), kalau tidak ada gloves bisa juga dengan menaruh telapak tangan di kepala, c. hips square! pinggang menghadap pinggang lawan agar siap untuk sprawl, jangan miring, apalagi membelakangilawan, d. posisi kaki sedikit menekuk dengan relax, e.ibu jari kaki depan sedikit menutup ke dalam, f. kaki belakang jinjit

2. Footwork
Maju: tenaga dari kaki belakang, mendorong kaki depan maju melangkah diikuti dengan kaki belakang
Mundur: tenaga dari kaki depan, mendorong kaki belakang mundur melangkah diikuti dengan kaki depab
Ke kanan: tenaga dari kaki kiri (depan), mendorong kaki kanan melangkah kesamping kanan diikuti dengan kaki kiri
Ke kiri: tenaga dari kaki kanan (belakang), mendorong kaki kiri melangkah kesamping kiri diikuti dengan kaki kanan
catatan: kaki tidak boleh bersilang (cross) !!!

3. CM Defense
"Sisir" kepala dengan kedua tangan secara bergantian (lihat gambar). Lindungi bagian tengah (centerline) wajah anda. lakukan teknik ini untuk bertahan ditengah bombardir pukulan, ataupun untuk maju dan mendapatkan clinch

4. Pukulan
Luncurkan pukulan dari samping kepala anda. Satu pukulan pergi, satu jaga rumah. Lengan dari tangan yg memukul harus tinggi menutupi bagian samping wajah sehingga dagu selalu terlindungi. Untuk mendapatkan pukulan yang keras (menjawab pertanyaan bung Nagagaban), kuncinya adalah pemindahan berat badan yang sangat dipengaruhi oleh footwork. Luncurkan tenaga dari kaki belakang, berat badan pindah ke kaki depan (sedikit mendorong lompat), plus gerakan pinggang yang akan membuat pukulan kita akan sangat keras

semoga bermanfaat

catatan: Sorry buat bung Nagagaban karena berhubung lagi sibuk dan koneksi internet yg suka ngadat, saya baru sempat mengulas sekarang. thanks

Artikel: Teknik Headbutt


Teknik yg satu ini merupakan satu teknik yg seringkali dilupakan orang, walaupun sebenarnya lumayan ampuh, terutama dalam self defense.

Saya baru beberapa waktu lalu "diingatkan" oleh Yuri dalam sebuah sesi sparring, selagi saya asyik-asyiknya mencoba-coba cari peluang submission from the guard, tahu-tahu Yuri menegakkan punggungnya dan menghantamkan sisi kepalanya ke kepala saya. Walaupun kami sama-sama pakai helm pelindung, akibatnya lumayan pusing juga. Yuri telah memastikan saya ingat teknik itu dan saya mau berbagi dengan anda semua dengan secara singkat mengulas beberapa tips untuk teknik headbutt ini.

Beberapa tips untuk teknik headbutt antara lain adalah:

1. Lakukan dari jarak clinch! jangan lakukan headbutt dari jarak pukul, apalagi dari jarak tendang!!!Dalam ground fighting kita bisa melakukan headbutt ketika kita berada dalam guard lawan, utamanya kalau dia keasyikan coba2 cari submission from the guard

2. Gunakan bagian atas-samping kepala. Nah soal ini ada 2 pandangan, ada juga yg mengajarkan dengan menggunakan bagian depan kepala, namun berdasarkan riset terakhir teknik ini berbahaya sehingga paling tepat ialah menggunakan sisi atas-samping kepala.


3. Isolasi gerakan kepala lawan agar serangan tepat mengenai bagian hidung lawan. Isolasi ini sangat penting agar serangan tidak nyasar ke gigi lawan. Isolasi dapat dilakukan dengan double neck tie, bear hug, atau teknik2 clinch lainnya

4. Katupkan gigi dan rahang! jangan sampai lidah kita tergigit sendiri. Keraskan juga otot2 leher


5. Lakukan gerakan dengan seluruh badan jangan cuma leher yg mengayun! bayangkan kita ingin melakukan suatu bersin yg hebat, tarik punggung berikut kepala ke belakang, dan secepat kilat ayunkan kepala ke arah sasaran


semoga bermanfaat