JALANPETARUNG. blogspot.com, Train Hard! Train Smart!!!

Semoga bisa menjadi Jalan inspirasi dan pencerahan bagi seniman bela diri Indonesia. Di JALAN PETARUNG, berbagai topik mengenai bela diri akan terus dikaji secara ilmiah sehingga tidak sekedar menjadi mitos, kepercayaan, dogma, apalagi agama baru. JALAN PETARUNG mendorong pendekatan seniman bela diri yang berpikiran terbuka (open mind) sehingga selalu bersikap sebagai cangkir kosong (empty cup) yang bersedia mendengar dan terus belajar dari orang ataupun aliran lain. Mohon masukan dan saran melalui komentar di blog ini, shoutbox, ataupun via email jkdindonesia@yahoo.com


Thursday, March 23, 2006

Artikel: Aren't We All Animals???

Banyak orang yang melupakan salah satu senjata yang bisa kita gunakan dalam keadaan terdesak dalam situasi hidup mati: Gigi!!!...ya gigi untuk menggigit!!!

Menggigit merupakan suatu teknik beladiri yang alamiah bagi manusia yang terdesak. Teknik ini dapat digunakan dalam jarak grappling.

Kino Mutai

Search saja di google kata-kata "Kino Mutai" , anda akan mendapatkan penjelasan mengenai seni filipina dalam hal teknik beladiri gigit menggigit ini. Seni ini mengajarkan How to bite, Where to bite, and When to bite, jadi tidak sembarangan asal gigit saja. Para praktisi Jeet Kune Do telah banyak yg mempelajari dan mengembangkan seni ini, terutama dengan mengkombinasikannya dengan Brazilian JiuJitsu (misal: Dan Inosanto, Paul Vunak dll)

Kino Mutai mengajarkan bahwa ada 140 titik dalam tubuh manusia yang bisa digigit dalam pembelaan diri. beberapa contoh misalnya:

1. Apabila lawan mendapatkan mount position, kita bisa gigit leher/wajahnya
2. Apabila lawan mendaptkan side-mount kita bisa gigit leher atau telinganya
3. dst

untuk lebih lengkapnya silahkan buka http://www.geocities.com/jkdinstructor/kinomutai.html?200623

Teknik yg terlupakan

Teknik menggigit sebagaimana teknik headbutt merupakan teknik yg kerap terlupakan. Soal menggigit, mungkin ada sebagian orang yg merasa jijik, atau merupakan teknik yg tidak elegan untuk dilakukan. Menggigit dianggap sebagai teknk yang tidak "terhormat" atau teknik yg dianggap "kotor".

Tapi buat saya, dalam situasi terancam antara hidup dan mati, semakin "kotor" teknik, semakin baik. Karena itu berarti totalitas kita dalam mempertahankan diri untuk survival.

Aren't we all animals?


semoga bermanfaat

Wednesday, March 22, 2006

Artikel: 5 Ways of Attack

Pada saat pertama kali latih tanding (sparring), waktu itu masih SD, satu hal yang saya bingung setengah mati ialah "Bagaimana sebetulnya cara menyerang?"

Saya waktu itu tidak tahu bagaimana harus memulai serangan, tendangan atau pukulan? tendangan apa? pukulan apa?

Instruktur saya pada waktu itu tidak mengajarkan teori nya. Saya, si anak SD, disuruh sparring setiap malam minggu, tanpa diajari bagaimana sebetulnya cara menyerang. Alhasil, setelah melalui berbagai memar dan luka, sedikit-sedikit saya bisa menangkap juga pelajaran cara-cara menyerang dengan langsung praktek.

Saya baru menemukan teori cara-cara menerang yang lebih sistematis setelah mempelajari rumusan Bruce Lee soal 5 cara menyerang. Mudah-mudahan tulisan ini bisa mempersingkat jalan pencarian beberapa orang yang mungkin bingung juga seperti saya dulu.

Ada 5 rumus yang perlu diingat: SDA, ABC, PIA, ABD, dan HIA

SDA
Single Direct Attack. Serangan langsung ke arah sasaran. Unsur kejutan sangat memegang peranan penting dalam pelaksanaan teknik ini. Misal: sebuah jab, langsung ke arah hidung lawan

ABC
Attack by Combination. Serangan dengan kombinasi. Misal: Jab, Cross, Hook. Penting untuk mengetahui berbagai macam kombinasi serangan. Serangan kombinasi harus memperhatikan unsur kesinambungan, jangan sampai mati langkah atau justru membahayakan diri sendiri.

PIA
Progressive Indirect Attack
Serangan ke arah suatu sasaran namun di tengah jalan berubah menuju sasaran lain. Misal: Jab ke arah hidung, ditengah jalan berubah ke arah perut

ABD
Attack by Drawing
Serangan dengan memancing terlebih dahulu. Ini sering dipakai Royce Gracie di UFC pada awal kariernya, Tangan turun, kepala mundur, kaki depan maju sedikit2 atau menendang, ketika lawan memukul, ia shooting dan take down. Teknik-teknik silat juga banyak menggunakan bukaan-bukaan yg sifatnya memancing lawan untuk masuk, dan ketika lawan menyerang kita sudah menyiapkan serangan untuknya.

HIA
Hand Imobilization Attack
Tidak selalu hand, bisa juga hair, head, atau Gi. Intinya rumus ini tentang cara menyerang dengan mendorong, menarik, dan mengontrol bagian tubuh lawan. Grappler biasanya memakai model serangan seperti ini, menetralisir kemampuan striking dari lawan dengan mengontrol bagian tubuh lawannya

Itulah beberapa rumus yang perlu dipahami untuk menyerang dalam sparring. Namun perlu diingat bahwa teori tidak pernah cukup untuk memahami. Sangat penting sekali untuk praktek.

Saya jadi teringat tanya jawab saya dengan Instruktur saya ketika SD dulu

Anak SD: "Sabeum, gimana sih caranya sparring?"

Instruktur: " Nggak ada cara lain, kalau mau belajar sparring ya harus sparring"

Anak SD: "Ooooo...." (manggut-manggut dengan agak takut karena harus sparring tiap malam minggu)



semoga bermanfaat

NB: Ada yang lupa, kesempatan lain saya juga akan menuliskan cara-cara bertahan

Monday, March 06, 2006

Artikel: Kabur Juga Ada Caranya


Banyak instruktur senibeladiri yang berusaha realistis dengan menganjurkan muridnya untuk kabur saja ambil langkah seribu apabila menghadapi kondisi pertarungan di jalanan.

Namundemikian, jarang sekali instruktur yang menjelaskan lebih lanjut, bagaimana sebenarnya cara untuk kabur? Banyak yang menganggap bahwa kabur itu gampang, pasti bisa dilakukan, sehingga tidak ada yang perlu menjelaskan lebih lanjut langkah-langkahnya.

Artikel ini berusaha mengulas singkat soal teknik-teknik kabur dari bahaya pertarungan di jalanan. Beberapa tips tersebut antara lain adalah:

1. Tanamkan dalam diri kita bahwa tujuan utama kita adalah survival. Dalam survival, yg utama adalah keselamatan diri untuk bisa kembali ke rumah menemui keluarga yg kita cintai. Kalau kita terbawa emosi, ingin melakukan pembuktian diri di jalanan, takut dibilang pengecut dll, perasaan-perasaan seperti ini akan membahayakan diri kita sendiri. Keputusan untuk lari/menghindar dari pertarungan jalanan adalah keputusan cerdas, street smart, keputusan orang-orang yang berpikiran panjang. Jadi, yang pertama, jangan ragu untuk lari

2. Identifikasi jalur untuk kabur sedini mungkin. Apabila kita masuk ke dalam lingkungan yang kita rasa tidak aman (Bar, daerah yg banyak preman dll), kita harus terlebih dahulu mengetahui di mana letak jalan keluar untuk kabur (pintu exit, jalan menuju keramaian dll). Jangan sampai ketika kita harus kabur, kita belum tahu harus kabur ke mana.

3. Identifikasi barang-barang yg bisa kita gunakan sebagai senjata ataupun alat untuk membantu saat kabur. Sebelum kabur kita bisa melempar barang-barang (kursi, batu, botol dll). Struktur bangunan seperti pilar, tangga, pintu dll juga harus kita perhitungkan dan gunakan sebagai alat bantu untuk kabur. Pilar bisa jadi alat bantu untuk kucing-kucingan, pintu bisa menghambat pengejaran dll

4. Identifikasi siapa kawan siapa lawan. Kalau mau kabur, kita harus tahu siapa di sekeliling kita. Apakah ada orang-orang yg kira-kira bisa membantu kita? (satpam, club security dll) Siapa yg kira-kira justru akan membantu lawan kita?

5. Selalu kabur dengan terlebih dahulu melakukan serangan (lempar batu, groin kick, headbutt dll), bikin lawan sakit (sukur-sukur KO), barulah kabur. Kecuali jika jarak kita dan lawan masih jauh, maka dimungkinkan untuk langsung kabur tanpa menyerang terlebih dahulu

6. Apabila kita terkurung (lawan lebih dari 1), pilih lawan yg terdekat dan terlemah, serang dia dan tembus untuk kabur untuk menuju exit. kalau masih sulit, kontrol si lemah dan gunakan sebagai tameng. Penting bagi kita untuk menguasai footwork yg membuat kita dan lawan-lawan kita selalu berada dalam 1 garis, sehingga kita hanya akan menghadapi 1 orang lawan, sementara lawan-lawan lain terhalang oleh kawannya sendiri.

7. Dalam menerobos kerumunan, selalu lindungi kepala dan organ-organ vital (cover your head!), dan usahakan jangan sampai terjatuh.

8. Bila terjatuh, segera bangun, atau berbalik dengan posisi combat (lindungi kepala dan organ vital). Jangan pernah membelakangi dan berusaha kabur dengan merangkak

semoga bermanfaat