
Tulisan ini bermaksud untuk menjawab pertanyaan Patrick dan Bebi di Shoutbox.
Untuk menjawab bagaimana caranya memukul/menendang agar keras, mula-mula saya harus menjelaskan beberapa prinsip dasar dan beberapa tips dari saya yaitu:
1. Body PositionBentuk posisi tubuh sangatlah berpengaruh terhadap hasil kerasnya pukulan/tendangan. Untuk posisi berdiri awal saya biasa menggunakan posisi yang dikenal dengan "hunchback body position". Badan agak bongkok (bayangkan ada atap yg menekan kepala anda), dagu rapatkan ke bawah, tangan taruh di samping rahang (atau alis bila lawan ada di jarak pukul), siku menutup rusuk rapat. Posisi Kaki belakang berjinjit, sebagai basis untuk tenaga pendorong.
Bayangkan diri anda seolah-olah sebuah meriam baja yang kokoh, yang siap melontarkan peluru yang dahsyat (no, I'm not kidding, mind set sangat penting dalam fighting).
2. FootworkBalance! itulah kuncinya. Dengan body position yg benar, coba lakukan gerakan maju-mundur dan kiri-kanan. Untuk memukul yang keras ada beberapa kunci yaitu: a) anda harus sedikit melompat tipis di atas tanah dengan tenaga pendorong kaki belakang yg berjinjit, b) lakukan pukulan ketika kedua kaki anda sudah mendarat di tanah, ingat bahwa energi pukulan kita datangnya dari tanah jadi apabila satu saja kaki kita tidak menjejak tanah maka tenaga pukulan akan berkurang.
3. TechniqueAda 2 titik ekstrim yang harus dipertimbangkan dari segi teknik untuk menghasilkan pukulan/tendangan yang keras. Di satu sisi ada teknik yg menghasilkan pukulan keras namun sangat terbuka untuk serangan balik ataupun intercept. Di sisi lain ada teknik yang sangat aman akan resiko serangan balasan, namun tidak terlalu keras hasilnya.
Saya menyarankan untuk ambil teknik yg jalan tengah. Selain itu juga timing/momentum menjadi sangat penting untuk dilatih agar gerakan offensive dan defensive bisa menjadi refleks.
Untuk pukulan, tips dari saya adalah untuk mengeluarkan pukulan dari samping kepala. Kepalan diputar menukik kebawah sehingga siku terputar menghadap atas agar lengan tangan yg memukul tetap menutupi rahang. Jangan lupa untuk memutar pinggul anda untuk menghasilkan tenaga yg dahsyat. Selain itu juga ada beberapa prinsip yg penting untuk diingat:
"Satu pergi, Satu Jaga Rumah!" Prinsip ini agar tangan yg tidak memukul selalu berjaga di kepala. Jangan pergi dua-dua nya.
"Habis Pergi, Langsung Pulang!" Prinsip ini agar tangan yg memukul langsung kembali berjaga setelah memukul. Rute pulang haruslah sama dengan rute pergi, tidak boleh turun dulu.
Untuk tendangan, low kick (roundhouse) misalnya, footwork yg benar sangatlah penting. Untuk mendapatkan hasil tendangan yang keras, penting untuk melangkah terlebih dahulu (tergantung teknik tendangan). Selain itu tangan yg sama dengan kaki yg menendang juga harus di tarik ke belakang sementara tangan yg satu berjaga di kepala. Banyak praktisi yg memaksakan kedua tangan terus di kepala sehingga mengurangi power tendangan.
Bagaimana Melatihnya?Saya sudah mulai kewalahan menjelaskan semua ini dengan kata-kata. Untuk cara melatih, ada metode bernama performance drill dimana anda membutuhkan partner untuk melatih body position dan footwork secara benar. Selain itu shadow boxing juga ritual yg bagus untuk melatih keduanya.
Untuk power, saya paling suka untuk menggunakan Heavy Bags. Untuk Speed saya tidak menganjurkan untuk menggunakan pemberat atau alat semacamnya. Dengan performance drill, shadow boxing, heavy bags drill, progressive sparring, Speed akan datang dengan sendirinya.
Untuk Patrick yang sering cidera saat latihan memukul, ada kemungkinan posisi kepalan anda ataupun posisi jatuhnya ke target salah. Coba pastikan kepalan sudah benar dan jatuhnya segaris dengan arah tenaga, jangan melenceng satu inchi pun.
Kalau masih sakit, coba gunakan MMA/Boxing Gloves, mungkin tangan anda perlu conditioning dulu sebelum menggunakan bare-fist.
Kalau masih sakit juga, gunakan saja teknik-teknik pukulan Open Hand. Teknik kepalan mungkin tidak cocok dengan struktur tulang anda. Ingat, Individu lebih penting daripada sistem/aliran. Kalau sepatu anda kesempitan, ganti sepatunya! jangan kecilkan kaki anda!
Be Like Water My Friend!Semoga Bermanfaat