Artikel: Relax is The Key
Pernahkah anda menandatangani sesuatu yang anda anggap penting (kontrak, passport, SIM dll) dan mendapatkan tandatangan anda hasilnya jelek? Miring ke kanan/ke kiri, atau bahkan terlihat bergetar?Jangan bimbang, resah, atau bingung. Kejadian itu belum pasti berarti bahwa anda punya masalah kesehatan (kolesterol tinggi, darah rendah dll). Melencengnya garis tanda tangan anda (tidak seperti biasa) bisa jadi ”sekedar” akibat lemah atau kurangnya kemampuan anda untuk relaksasi.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa di berbagai seni beladiri, keadaan relax menjadi suatu kunci yang penting. Bagi seni beladiri ”santai” seperti Aikido, Tai-Chi dll, pentingnya keadaan relax sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Belum lagi seni beladiri yang ”tinggi” seperti Maenpo Cikalong yang mengutamakan kemampuan pengaturan tenaga (isi-kosong). Kalau tidak mengerti soal pengaturan tenaga (satu, setengah, kosong), mustahil bisa menguasai Maenpo Cikalong. Nah, kemampuan pengaturan tenaga itu hanya bisa didapat dari keadaan santai. Kalau dipikirin mah nggak bakal bisa.
Sebagaimana telah saya jabarkan di atas, pentingnya keadaan santai sangatlah penting di semua seni beladiri. Rodney King, seorang MMA Coach (sang pencipta street boxing) pernah memberikan tips kepada kami yg pada saat itu akan ikut kompetisi submission grappling, untuk santai dengan mendengarkan musik. Ia menyarankan bahwa di saat bertanding kita jangan berpikir, melainkan dengarkan saja musik tadi di kepala kita, sambil bertarung dengan mengalir seperti air.
Guru saya Yuri Amadin, salah seorang pelopor MMA di Indonesia, kerap melatih berbagai drill boxing maupun grappling dengan memejamkan mata dan santai. Niko Han, BJJ Blackbelt dari Indonesia, pernah mengajarkan kami untuk santai dengan membayangkan diri kita bagaikan berada dalam Matrix (as Neo, the chosen one), sehingga bisa melihat semua pergerakan lawan secara total dan terlihat lambat. Saya sendiri pernah mendapatkan pelajaran berharga dari Martin Hartono (BJJ Universal Grappling) tentang pentingnya bertarung dengan santai. Semakin kita ngotot dan bermain keras, semakin mudah bagi lawan untuk mempermainkan kita.
Dalam ”The Tao of Kungfu”, Bruce Lee pernah menulis tentang Wu-Hsin (No-Mindedness) dan Wu-Wei (Non-Doing). Terus terang ini konsep agak berat dan mendalam, saya tidak yakin bisa mampu menjabarkannya secara baik.










4 Comments:
berat.....
Berpikir tanpa memikirkan, bergerak tanpa menggerakkan. Mosok "gitu aja" berat tho mas :)
berat...berat! masih berat!
mas Ery kok gak ada klip-nya lagi ya?
Post a Comment
<< Home